Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan intra dan ekstra kampus memainkan peran penting dalam membelajarkan mahasiswa tidak hanya dalam mengasah ketrampilan lunak mereka tapi juga mengembangkan kapasitas mereka dalam ketrampilan berorganisasi serta kepemimpinan.Peluang untuk bergabung dengan organisasi kemahasiswaan baik lingkup universitas, fakultas dan program studi sangat terbuka lebar bagi setiap mahasiswa. Organisasi Kemahasiswaan intra yang masa kepengurusannya selama satu tahun ini dapat dijelaskan sebagai berikut: 

  1. Organisasi lingkup universitas adalah Badan Eksekutif Mahasiswa/BEMU (informasi rincinya dapat dikunjungi di link  ini)  dan Dewan Perwakilan Mahasiswa DPMU yang informasi detilnya dapat dilihat pada tautan ini
  2. Organisasi lingkup fakultas adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas / BEM F dan Dewan Perwakilan Mahasiswa/ DPMF. 
  3. Sedangkan organisasi lingkup program studi adalah Himpunan Mahasiswa Prodi. 

Selain organisasi tersebut, mahasiswa juga dapat bergabung pada organisasi kemahasiswaan ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), dll. 

Selain kedua kategori organisasi kemahasiswaan tersebut, mahasiswa masih dapat belajar berorganisasi lewat keterlibatan mereka dalam kepanitiaan ad hoc kampus. Beberapa ragam kepanitiaan yang rutin diselenggarakan kampus adalah; 

  1. Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 
  2. Panitia Pemilu Raya
  3. Panitia lain yang dibentuk oleh baik organisasi mahasiswa intra dan ekstra, fakultas maupun program studi.